Hal_1-3

Al-Kharfu, yaitu menyusun darinya kalimah/kata (kata tersusun atas huruf-huruf) seperti : ba,

ya, ta, na, kha.

Kalimah/kata, yaitu lafadz yang mempunyai makna.
misal :
sekolah, buku tulis, tempat menggambar.
sedang/akan menulis, sedang/akan membaca, sedang/akan duduk, sedang/akan pergi.
atas, dengan, dari, dari, diatas, ke.

Jumlah Mufidah
adalah susunan yang memberikan faidah sempurna dn disebut juga kalam.
Misal :
Dia sedang duduk diatas kursi.
Aku sedang menulis pada buku tulis.
Ali sakit.
Ahmad seorang ustadz.
Dia kaya.

Pembagian Kharfu
1. Kharfu Hija’i atau Mabani seperti : a, ba, ta, tsa
2. Kharfu Ma’ani seperti : wa, au, tsuma, min.

Macam Kata yaitu :
1. Ismun
2. Fi’lun
3. Kharfun

I – Al-Ismu
yaitu kata yang menunjukkan atas makna dan tidak terikat dengan waktu.
Misal : Muhammad – Ustadz – Murid – Kuda – Anjing – Kucing – Buku Tulis.
Pensil – Kapur tulis – Bulan – Pohon.

Tanda-tanda isim :
1. Al-khofdhu (jar), contoh : Bismillahirohmanirrohim, Malikiyaumiddin.
2. Bisa tanwin , contoh : Laki-laki, Perempuan, Anak laki-laki, anak perempuan.
3. Bisa diberi alif dan lam, contoh : Al-ustadzu, Al-ustadzatu, Al-tholibu, Al-Tholibatu.
4. Terkena huruf jer, contoh : Minallahi, fil baiti, ilal masjidi, alal kursiyyi.

NB : Istilah Khofadh biasa digunakan oleh para ulama nahwu di Kufah, sedangkan istilah Jer digunakan oleh para ulama nahwu di Bashrah.

Dan huruf-huruf jer, antara lain :
– Min (dari) : Minan nasi.
– ila (ke) : ilas suuqi.
– An (dari) : an nabiyyi.
– ala (atas) : alal maktabi
– fi (didalam) : fil baiti.
– rubba (kadang) : rubba rojulin karimin.
– al-ba u (dengan) : bil qolami, bil mirsami.
– al-kafu (seperti) : kal qomari, kal asadi.
– al-lamu (untuk) : lillahi, lirosulillahi.