Syukur atas nikmat keamanan

Ringkasan khutbah Jum’at
Ustadz Abu Salman hafizahullah
@masjid Al-Hasanah, komplek Radio Muslim, Yogyakarta.
—-

1. Hendaknya kita bersyukur atas nikmat ‘keamanan’ yang Allah berikan, kita dapat melaksanakan ibadah dengan nyaman, dengan ruangan ber-AC/kipas angin dan dibawah bangunan yang kokoh.
Sementara dibelahan bumi yang lain, saudara-saudara kita mengalami kesusahan untuk beribadah, bahkan dalam aktivitas sehari-harinya.

Hendaknya kita bantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa kesusahan dan bencana, seperti di Somalia, Palestina, Suriah, atau di negara kita sendiri, di NTB (Lombok dan sekitarnya), dengan sekuat kemampuan kita.
Atau paling tidak, kita sertakan doa kebaikan untuk mereka dalam doa-doa kita.

2. Ayat dalam Al-Quran yang patut untuk kita renungkan, dalam surat Ar-Rum ayat 41, yg artinya :
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.

3. Kita hendaknya melihat kejadian yang menimpa umat2 terdahulu, kaum-nya Nabi Nuh yang di hantam banjir, kaumnya Nabi Luth, kaum Tsamud, kaum ‘Aad, yang Allah hancurkan dan musnahkan karena keingkaran dan dosa yang mereka kerjakan.

4. Jaman sekarang, terkumpul dosa-dosa umat terdahulu seperti dosa homo/lgbt, yang malah berusaha untuk di legalkan. Jika Allah berkehendak, bisa saja Allah hancurkan umat ini karena dosa yang telah mereka lakukan.

5. Hendaknya kita melakukan preventif dengan memperbanyak bertaubat dan istighfar, meminta ampun atas dosa-dosa yang telah kita lakukan.

—-