Tanya Jawab Masalah Puasa

oleh : Syaikh Arafat bin Hasan Al-Muhammadi hafidzahullah

1. Soal : Apa hukum puasa Ramadhan ? Dan berapa kali Nabi berpuasa pada bulan Ramadhan ?

Jawab : Puasa Ramadhan termasuk rukun dari rukun Islam. Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : “Islam dibangun atas lima perkara : syahadat laa illa ha ilallah wa anna muhamad rasulullah, mendirikan sholat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”. (HR. Bukhari dan Muslim). Nabi berpuasa Ramadhan sebanyak 9 kali.

2. Soal :  Bagaimana menetapkan masuknya bulan Ramadhan ?

Jawab : Menetapkan masuknya bulan Ramadhan dengan persaksian dua orang adil yang mereka menyaksikan adanya hilal, dan ketika tidka terlihat hilal maka disempurnakan Sya’ban menjadi 30 hari kemudian berpuasa. Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : “Satu bulan ada 29 malam, maka jangan kalian berpuasa sampai melihat (hilal), maka ketika terhalang kalian maka sempurnakan hari menjadi 30 hari”. (HR. Bukhari no.1907). Dan di dalam Musnad : “Dan jika menyaksikan dua orang muslim, maka berpuasalah dan berbukalah”.

3.  Soal : Sebutkan satu hadits qudsi tentang keutamaan puasa?

Jawab : Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Setiap amal anak adam untuknya kecuali puasa, puasa adalah untuk-Ku dan Aku yg akan membalasnya, puasa sebagai perisai, dan jika salah seorang diantara kalian berpuasa, jangan berkata kotor dan berteriak-teriak, jika seorang mencaci-makinya atau mengajak berdebat/berkelahi, katakan : aku sedang puasa.
Demi Allah yang jiwa Muhammad ditangan-Nya, sungguh mulut org yg berpuasa lebih harum di sisi Allah, pada hari kiamat, dibanding misk/minyak kesturi”.
(HR. Bukhari Muslim)

4. Soal : Bagi orang yg berpuasa ada 2 kegembiraan, apa itu? kapan terjadinya?

Jawab : Bagi org yg berpuasa ada 2 kegembiraan, yaitu :

1. Ketika berbuka.

2. Ketika bertemu Rabb nya.

Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman : “Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ada dua kegembiraan yaitu gembira ketika berbuka dan gembira ketika bertemu dgn Rabbnya”. (HR. Bukhari Muslim)

5.  Soal : Apa nama pintu yg ada di surga, yang tidak masuk melaluinya kecuali org yg berpuasa?
Jawab :  Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yng disebut dengan Ar-Royyaan, masuk kedalamnya orang yang berpuasa pada hari kiamat, tidak masuk ke dalamnya kecuali orang yang berpuasa. Dikatakan kepada mereka : Dimana orang yang berpuasa, maka mereka berdiri dan masuk ke dalamnya, dan jika sudah masuk maka dikunci dan tidak masuk lagi seorangpun”. (HR. Bukhari Muslim)

6. Soal : Apa hukum sahur dan mengakhirkannya ? Dan dari sisi apa barokah sahur tersebut?
Jawab :
Sahur adalah sunnah, dan disunnahkan untuk mengakhirkannya. Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : Sahurlah kalian karena dalam sahur ada barokah. (HR. Bukhari Muslim)
Dan barokahnya sahur, pada perkara akhirat yaitu balasan dan pahala bagi siapa yang menegakkan sunnah sahur, sedangkan para perkara dunia adalah menguatkan badan untuk berpuasa, menyelisihi ahlul kitab yang mereka tidak melakukan sahur. Dan pada waktu sahur mencakup waktu untuk dzikir dan berdoa yang merupakan waktu yang mulia, yang Allah turun pada waktu itu, dan pada waktu sahur dapat siap-siap untuk melakukan shalat fajar/subuh.

7. Soal : Apa hukum menyegerakan berbuka ? dan kapan berbukanya orang yang berpuasa ?

Jawab : Menyegerakan berbuka puasa termasuk sunnah muakkadah. Nabi sholallahu alaihi wassalam bersabda : “Tidaklah manusia dalam kebaikan kecuali mereka menyegerakan berbuka”.
Dan bisa berbuka setelah tidak kelihatan matahari/tenggelam. Dan tidak boleh seorang berbuka sedangkan dia masih ragu apakah matahari sudah tenggelam atau belum.

8. Soal : Apa udzur yang diperbolehkan bagi seorang untuk berbuka ? Dan apa yang diwajibkan bagi mereka yang berbuka tersebut ?

Jawab : Udzur yang boleh bagi seorang untuk berbuka puasa, yaitu :
Orang yang sedang safar/bepergeian, sakit, hamil, menyusui, orang yang tua dalam usia.
Orang yg musafir dan sakit, wajib baginya untuk qadha/menganti pada hari lainnya.
Adapun orang yang hamil, menyusui dan orang yang tua/lansia dan perempuan lansia, maka baginya memberikan makanan saja, untuk orang miskin, setengah sha’.

9. Soal : Sebutkan jenis puasa sunnah ?
Jawab :
1. Puasa bulan Muharam, yaitu 10 hari awal bulan Muharam.
2. puasa bulan syaban.
3. puasa 8 hari awal bulan dzulhijah dan pada 9 dzulhijah yaitu hari arafah.
4. puasa pada hari senin dan kamis.
5. puasa 3 hari setiap bulan.

10. Soal : Sebutkan jenis puasa yang dilarang? Dan siapa yang dilarang untuk melakukan puasa tsb ?
Jawab :
Puasa puasa yang dilarang :
1. ketika dua hari raya (idul fitri dan idul adha).
2. hari tasyriq bagi siapa yang mendapatkan kurban.
3. hari syak/ragu-ragu.
4. bersendiri puasa pada hari jumat.
Dan yang diharamkan untuk berpuasa : wanita yang haid dan nifas.

11. Soal : Sebutkan apa perkara yangmerusak puasa ? Dan apa yang wajib baginya kafarah ?
Jawab :
Yang merusak puasa :
Makan, minum dan setiap apa yang masuk pada tenggorokan walaupun masuknya dari selain mulut seperti injeksi/suntik, kemudian jima’, dan mengeluarkan mani dengan syahwat kecuali ihtilam/mimpi basah, muntah dengan sengaja, dan keluarnya darah haid dan nifas.
Dan yang wajib kafarah adalah yang melakukan jima’ (berhubungan suami istri) pada siang di bulan ramadhan.

sumber : channel telegram Syaikh Arafat Hasan Al-Muhammadhi hafidzahullah.

Leave a Comment